PELAYANAN KEBIDANAN KELUARGA DAN PENCEGAHAN STUNTING DI POSYANDU MELATI 5 DESEMBER 2025
Abstract
Pendahuluan: Masa pubertas merupakan tahap perkembangan yang penting dalam kehidupan anak, termasuk bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Pada masa ini terjadi perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang signifikan. ABK, meskipun memiliki keterbatasan tertentu, tetap mengalami pubertas sebagaimana anak pada umumnya, dan berhak mendapatkan informasi serta pendidikan yang sesuai dengan perkembangan usianya. Namun, pendidikan seks pada ABK masih sering diabaikan oleh lingkungan, baik karena dianggap tabu maupun karena keterbatasan metode penyampaian yang sesuai. Padahal, menurut data WHO (2010), sekitar 15% anak penyandang disabilitas di dunia lebih rentan mengalami kekerasan seksual dibandingkan anak tanpa disabilitas, dan kurangnya pendidikan seks menjadi salah satu penyebab utamanya. Metode: Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan dalam bentuk penyampaian materi. Hasil: Hasil yang didapatkan dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian Mandiri Kepada Masyarakat berupa terlaksananya kegiatan edukasi peningkatan pengetahuan anak berkebutuhan khusus tentang pendidikan seks usia pubertas dengan metode Sosiodrama di kelurahan jatibening. Kesimpulan: Kesimpulan dari pelaksanaan program pengabdian mandiri kepadawarga di kelurahan jatibening adalah keberhasilan edukasi tentang penyuluhan peningkatan pengetahuan anak berkebutuhan khusus tentang pendidikan seks usia pubertas melalui metode sosiodrama di Kelurahan Jatibening



