Peningkatan Peran keluarga Dalam Pencegahan Stunting Melalui Kunjungan Rumah Serta Pendampingan Keluarga Di Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang
Abstract
Pendahuluan: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, terutama pada anak-anak di bawah usia lima tahun. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga pada kemampuan kognitif dan produktivitas di masa depan. Berdasarkan data terbaru dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi, sehingga diperlukan upaya konkret dan terstruktur untuk menanganinya.
Metode: Pendekatan partisipatif, artinya mitra binaan akan secara aktif dilibatkan dalam setiap tahapan dan kegiatan pembinaan yang dilakukan melalui pendidikan kesehatan tentang stunting, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, pemberian MPASI kaya protein, dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan pada balita yang mengalami stunting.
Hasil: Dari 75 balita yang datang hanya sebagian (50.0%) ibu yang mengetahui tentang stunting dan pencegahannya. Setelah diberikan penyuluhan dan media edukasi berupa leaflet pengetahuan ibu balita tentang stunting dan pencegahannya meningkat.
Kesimpulan:. Keluarga Balita Stunting mendapatkan edukasi tentang intervensi spesifik dengan pemeberian makanan tambahan, pemantauan tumbuh kembang, dukungan pemberian MPASI dan keluarga sudah mengerti juga mau melaksanakan anjuran yang diberikan.



