EDUKASI DAN PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KURANG ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI POSYANDU MELATI DESA PANGKAT KECAMATAN PANGKAT KAB. TANGERANG BANTEN
Keywords:
Pengetahuan gizi seimbang ibu hamil, KEKAbstract
Beberapa masalah gizi yang kerap kali dialami oleh ibu hamil Salah satunya adalah Kekurangan Energi Kronis (KEK). MenurutKemenkes (2024), Kekurangan Energi Kronis (KEK). Merupakan salah satu dari empat masalah gizi yang terjadi di Indonesia yangterjadinya risiko gangguan masalah gizi dan kesehatan pada bayi yang dilahirkan. Kekurangan Energi Kronis (KEK) dapatdisebabkan oleh tidak seimbangan antara asupan dalam pemenuhan nutrisi dan pengeluaran energi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2023 prevalensi ibu hamil KEK (Kekurangan Energi Kronis) di dunia bervariasi, dengan data lama WHO tahun 2020 menunjukkan angka global sekitar 41%, namun Angka ini terus berubah dan dipengaruhi faktor lokal seperti Status gizi, ekonomi, dan edukasi, dengan data terbaru 2024/ 2025 di Indonesia menunjukkan variasi signifikan (misal 10,8% disatu wilayah, 18,8% pemantauan meningkat di Wilayah lain), menunjukkan pentingnya pemantauan data spesifik lokasi. Metode yang digunakan pendidikan kesehatan penyuluhan, diskusi dan tanya jawab, pemeriksaan, dan Pemberian makanan tamban dan suplemen T Hasil setelah diberikan materi secara intensif, jumlah ibu hamil yang mempunyai pengetahuan kurang mengalami peningkatan dari 2(30%) meningkat menjadi 7 (100%). Hasil uji marginal homogeniety, diketahui p value=0,013 (p value < 0,05). Hal inimenunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang KEK dan Kompilkasi pada kehamilan, nutrisi gizi seimbang dengan isi piringku. Kesimpulan Setelah mendapatkan penyuluhan dan media edukasi tentang KEK dan pncegahannya. Pengetahuan Ibu hamil meningkat. Salah satu faktor yang menyebabkan ibu hamil mengalami KEK adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil dalam menentukan nutrisi yang baik selama kehamilan.



