PENCEGAHAN ANEMIA DAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN GIZI DAN SELFCARE
Keywords:
Anemia, Gangguan Menstruasi, Remaja Putri, Manajemen Gizi, Self-Care, Pengabdian Masyarakat.Abstract
Anemia dan gangguan siklus menstruasi merupakan masalah kesehatan
reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri akibat kurangnya
asupan nutrisi gizi seimbang serta minimnya perilaku self-care. Kegiatan
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan
pengetahuan dan kemampuan remaja putri dalam mencegah anemia serta
mengelola gangguan siklus menstruasi melalui pelatihan manajemen gizi
dan self-care. Subjek kegiatan terdiri dari 25 orang remaja putri yang
dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pelaksanaan
mencakup tahap persiapan, pelaksanaan (pre-test, pemberian materi
pelatihan manajemen gizi seimbang, simulasi pencatatan kalender
menstruasi, edukasi penanganan dismenore, serta diskusi), dan evaluasi
(post-test). Data pengetahuan dan pemahaman peserta dianalisis
menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil evaluasi menunjukkan
adanya peningkatan rerata skor pengetahuan peserta yang signifikan
sebesar 32,80 poin, yaitu dari 53,20 pada pre-test (kategori kurang)
menjadi 86,00 pada post-test (kategori baik) dengan nilai P>0,001 .
Kesimpulannya, pelatihan manajemen gizi dan self-care efektif dalam
meningkatkan literasi gizi dan kesadaran perawatan mandiri remaja putri
terkait kesehatan reproduksi. Program ini direkomendasikan untuk
diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kegiatan Usaha Kesehatan
Sekolah (UKS) maupun Posyandu Remaja.



