Permberdayaan Keluarga Sadar Gizi Melalui Edukasi Parenting Dan Pemantauan Tumbuh Kembang Anak bersama Bidan
Keywords:
Pemberdayaan, Keluarga, Sadar Gizi, Edukasi, TumbangAbstract
Masalah gizi pada anak, terutama stunting (tengkes) dan gizi kurang, masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius di Indonesia. Periode emas tumbuh kembang anak, yaitu pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), merupakan masa kritis di mana pemenuhan gizi seimbang dan pola pengasuhan yang tepat sangat menentukan kualitas kesehatan anak di masa depan. Kerusakan atau keterlambatan pertumbuhan yang terjadi pada fase ini bersifat permanen dan berdampak langsung pada tingkat kecerdasan serta produktivitas anak saat dewasa. Tingginya angka masalah gizi kerap kali bukan hanya disebabkan oleh faktor ekonomi atau keterbatasan akses pangan semata, tetapi juga berkaitan erat dengan rendahnya kesadaran, pengetahuan, serta keterampilan orang tua—khususnya ibu—dalam menerapkan pola pengasuhan gizi yang benar. Banyak orang tua belum memahami pentingnya pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang kaya protein hewani, prinsip gizi seimbang, serta bagaimana cara membaca grafik pertumbuhan anak secara berkala di Posyandu.



