PROGRAM "CATIN SEHAT, BEBAS STUNTING": SKRINING ANEMIA DAN EDUKASI GIZI PREKONSEPSI BERBASIS KELUARGA

Authors

  • Bayu Laksamana Jati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Keywords:

Anemia, Calon Pengantin, Edukasi Gizi, Kebidanan Keluarga, Prekonsepsi, Stunting.

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan global yang dapat dicegah sejak masa pra-konsepsi. Calon pengantin (catin) wanita yang mengalami anemia berisiko tinggi melahirkan bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta status gizi catin melalui skrining anemia dan edukasi gizi prekonsepsi berbasis keluarga. Metode pelaksanaan dilakukan secara komprehensif melalui tiga tahapan: (1) Tahap Persiapan, meliputi koordinasi lintas sektor (KUA, Puskesmas, dan Posyandu) serta penyusunan media edukasi; (2) Tahap Pelaksanaan, mencakup pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) secara point-of-care testing, konseling gizi prekonsepsi, serta pendampingan keluarga; dan (3) Tahap Evaluasi, dilakukan melalui pengukuran pre-test dan post-test pengetahuan gizi serta pemantauan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada rerata skor pengetahuan catin dan keluarga terkait gizi prekonsepsi dan pencegahan stunting. Selain itu, ditemukannya kasus anemia pada catin dapat ditindaklanjuti secara dini melalui rujukan dan intervensi suplemen gizi. Pendekatan berbasis keluarga terbukti efektif meningkatkan kepatuhan catin dalam menjaga kesehatan reproduksi serta memperkuat dukungan sosial dari calon suami dan orang tua. Program ini direkomendasikan sebagai model pendampingan terpadu pra-nikah untuk mempercepat penurunan angka stunting nasional dari hulu.

Author Biography

Bayu Laksamana Jati, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Kebidanan

Downloads

Published

2026-04-21

How to Cite

Laksamana Jati, B. (2026). PROGRAM "CATIN SEHAT, BEBAS STUNTING": SKRINING ANEMIA DAN EDUKASI GIZI PREKONSEPSI BERBASIS KELUARGA. Journal Nusantara Public Health, 3(1). Retrieved from https://jnph.org/index.php/JAN/article/view/169