PMEBERDAYAAN KELUARGA MELALUI PIJAT BAYI DEMI BONDING DAN TUMBUH KEMBANG BAYI BALITA DI JATIBENING RT 02 RW 04
Keywords:
pengabdian kepada masyarakat, pijat bayi, peran keluarga, perkembangan anak usia dini, ikatan emosionalAbstract
Perkembangan anak usia dini merupakan periode krusial yang memerlukan stimulasi optimal, khususnya melalui keterlibatan keluarga. Stimulasi taktil seperti pijat bayi telah terbukti mendukung pertumbuhan fisik, pengaturan emosi, serta memperkuat ikatan antara orang tua dan anak. Namun demikian, masih banyak orang tua yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai terkait praktik pijat bayi yang aman dan efektif. Kondisi ini menunjukkan perlunya edukasi kesehatan berbasis masyarakat untuk memperkuat peran serta keluarga dalam mendukung perkembangan anak usia dini.
Metode
Program pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan pendekatan partisipatif dengan melibatkan orang tua yang memiliki bayi serta mahasiswa kebidanan. Kegiatan meliputi sesi edukasi kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung teknik dasar pijat bayi. Materi edukasi, media visual, serta pendampingan langsung digunakan untuk mendukung proses pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan umpan balik peserta guna menilai tingkat pemahaman dan penguasaan keterampilan.
Hasil
Hasil kegiatan menunjukkan dampak yang positif, ditandai dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktis peserta dalam melakukan pijat bayi. Orang tua berpartisipasi secara aktif dalam sesi praktik dan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan pijat bayi secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya sentuhan dan ikatan emosional dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi.
Kesimpulan
Edukasi kesehatan yang dikombinasikan dengan pelatihan praktik pijat bayi secara efektif mampu memberdayakan keluarga dalam mendukung perkembangan anak usia dini. Edukasi berkelanjutan serta pelaksanaan program serupa berbasis masyarakat direkomendasikan untuk memperkuat pelayanan yang berorientasi pada keluarga dan mendorong pertumbuhan serta ikatan emosional yang optimal pada masa awal kehidupan anak.



