PENGUATAN KETAHANAN KESEHATAN KOMUNITAS MELALUI EDUKASI DAN PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH DENGAN PERUBAHAN CUACA EKSTREM

Authors

  • Dewi Indah Sari Poltekkes Kemenkes Banten
  • Masluroh STIKes Abdi Nusantara
  • Yunita Sari Poltekkes Kemenkes Banten
  • Yulia Agustina STIKes Abdi Nusantara

Keywords:

adaptasi iklim, edukasi kesehatan, ketahanan masyarakat, pelayanan kesehatan gratis, penyakit tidak menular

Abstract

Risiko penyakit menular dan tidak menular meningkat sebagai akibat dari perubahan cuaca ekstrem, terutama di daerah pedesaan dengan layanan kesehatan yang terbatas.  Di Desa Wisata Tambang Ayam, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, ada program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat dengan menyediakan layanan kesehatan gratis dan memberikan edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat.  Kegiatan dimulai pada 26 Juli 2025 dan melibatkan 70 orang dari berbagai usia.  Kegiatan ini termasuk memberikan pendidikan tentang cara menghindari penyakit tidak menular, melakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, asam urat, pengukuran antropometri, berkonsultasi dengan dokter, dan menerima pengobatan dan obat-obatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 54,28% peserta puas dengan layanan yang diberikan. Mereka juga mengatakan bahwa mayoritas peserta belajar lebih banyak tentang pentingnya menjaga kesehatan di tengah cuaca yang tidak menentu.  Melalui penerapan metode preventif dan promotif berbasis komunitas, kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat terhadap perubahan iklim.

Author Biographies

Dewi Indah Sari, Poltekkes Kemenkes Banten

Kebidanan

Masluroh, STIKes Abdi Nusantara

Kebidanan

Yunita Sari, Poltekkes Kemenkes Banten

Kebidanan

Yulia Agustina, STIKes Abdi Nusantara

Keperawatan

Downloads

Published

2025-12-10

How to Cite

Indah Sari, D., Masluroh, Sari, Y. ., & Agustina, Y. . (2025). PENGUATAN KETAHANAN KESEHATAN KOMUNITAS MELALUI EDUKASI DAN PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH DENGAN PERUBAHAN CUACA EKSTREM. Journal Nusantara Public Health, 2(1). Retrieved from https://jnph.org/index.php/JAN/article/view/76