PEMANFAATAN RAMUAN HERBAL TRADISIONAL YANG AMAN UNTUK MASA NIFAS

Authors

  • Jamilah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Abstract

Masa nifas (postpartum) merupakan periode krusial bagi seorang ibu setelah melahirkan. Selama rentang waktu enam minggu setelah persalinan, tubuh ibu mengalami proses pemulihan fisik dan psikologis yang signifikan, mulai dari involusi rahim, penyembuhan luka jalan lahir, hingga proses adaptasi dalam menyusui. Di Indonesia, praktik perawatan masa nifas sering kali berkaitan erat dengan kearifan lokal, salah satunya adalah penggunaan ramuan herbal tradisional yang diwariskan secara turun-temurun untuk mempercepat pemulihan kesehatan ibu.

Namun, di era modern ini, penggunaan ramuan herbal sering kali dilakukan tanpa dasar pengetahuan yang memadai mengenai aspek keamanan (safety), dosis, maupun interaksi zat aktif dalam bahan alami tersebut. Banyak ibu nifas yang mengonsumsi ramuan herbal tanpa memperhatikan sterilitas bahan, cara pengolahan yang tepat, atau efek samping yang mungkin timbul, baik bagi ibu maupun kualitas ASI bagi bayinya. Ketidaktahuan ini meningkatkan risiko terjadinya keracunan, alergi, atau terganggunya proses pemulihan jika herbal yang dikonsumsi tidak sesuai dengan kondisi kesehatan ibu.

Author Biography

Jamilah, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Kebidanan

Downloads

Published

2026-04-21

How to Cite

Jamilah. (2026). PEMANFAATAN RAMUAN HERBAL TRADISIONAL YANG AMAN UNTUK MASA NIFAS. Journal Nusantara Public Health, 3(1). Retrieved from https://jnph.org/index.php/JAN/article/view/162