Journal Innovation Nusantara Health
https://jnph.org/index.php/jinh
Indonesiaen-USJournal Innovation Nusantara HealthPengaruh Keterlambatan Rujukan Terhadap Luaran Maternal dan Neonatal pada Kasus Eklamsia
https://jnph.org/index.php/jinh/article/view/181
<p class="p1"><strong>Latar Belakang:</strong> Eklamsia merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu dan bayi</p> <p class="p1">yang tergolong dalam kegawatdaruratan obstetri. Keterlambatan dalam mengambil</p> <p class="p1">keputusan, mencapai fasilitas kesehatan, maupun memperoleh penanganan medis yang</p> <p class="p1">adekuat (tiga terlambat) berisiko mengancam keselamatan ibu dan</p> <p class="p1">janin. <strong>Tujuan:</strong>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterlambatan</p> <p class="p1">rujukan terhadap luaran maternal dan neonatal pada pasien dengan kasus eklamsia.</p> <p class="p1"><strong>Metode:</strong> Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain observasional analitik dengan</p> <p class="p1">pendekatan <em>cross-sectional</em>. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2026.</p> <p class="p1">Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil/bersalin dengan eklamsia yang</p> <p class="p1">dirujuk ke rumah sakit rujukan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan</p> <p class="p1">teknik <em>total sampling</em> (atau <em>purposive sampling</em>) dengan jumlah sampel sebanyak 30</p> <p class="p1">responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji</p> <p class="p1">statistik <em>Chi-Square</em> (@=0,05).<strong>Hasil:</strong> Dari 30 responden eklamsia, mayoritas mengalami</p> <p class="p1">keterlambatan rujukan (60,0%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh</p> <p class="p1">signifikan antara keterlambatan rujukan dengan luaran maternal buruk seperti komplikasi</p> <p class="p1">HELLP syndrome/solusio plasenta (<em>p=0,012: OR= 4,5</em>) serta luaran neonatal buruk</p> <p class="p1">seperti asfiksia neonatorum dan BBLR (<em>p=0,008:OR=5,2</em>). <strong>Kesimpulan:</strong> Terdapat</p> <p class="p1">pengaruh yang signifikan antara keterlambatan rujukan terhadap buruknya luaran</p> <p class="p1">maternal dan neonatal pada kasus eklamsia. Diharapkan tenaga kesehatan di fasilitas</p> <p class="p1">pelayanan primer dapat meningkatkan skrining dini serta mempercepat respons alur</p> <p class="p1">rujukan (<em>response time</em>) guna meminimalkan risiko komplikasi fatal pada ibu dan bayi.</p>Sukmawati
Copyright (c)
2026-10-152026-10-1541