PENGARUH PENDIDIKAN SEKSUAL DENGAN MENGGUNAKAN BONEKA TANGAN PADA ANAK USIA DINI DI TK ANNASIRIN JAKARTA BARAT TAHUN 2024
Abstract
Laporan Status Global tentang Pencegahan Kekerasan terhadap Anak Tahun 2020 menyebutkan setengah dari total populasi anak dunia, atau sekitar satu miliar anak, mengatakan bahwa mereka mengalami gangguan fisik, seksual, psikologis, dan cedera disabilitas, dan meninggal dunia (WHO, 2021). Pendidikan seks bagi anak wajib diberikan orang tua sedini mungkin. Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen (pra eksperimen desain) (T. Setianingsih, 2020). Rancangan yang digunakan adalah one gruop pretest posttest design. Pengetahuan diukur sebelum dan setelah dilakukan perlakuan yaitu pemberian pendidikan seksual pada usia dini dengan metode Boneka tangan. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 4-6 tahun diĀ Tk Annasirin sebanyak 45 orang. Sampel pada penelitian ini dipilih menggunakan teknik total sampling yaitu pengambilan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 45 responden. Hasil penelitian menunjukan mayoritas pendidikan seksual Anak Usia Dini setelah diberikan pendidikan seksual dengan metode Boneka Tangan, memiliki pendidikan seksual baik sebanyak 45 (100%) anak. Hasil uji Wilcoxone diperoleh nilai Z = -5.823b dengan nilai p-value sebesar <.001 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya Pengaruh Pendidikan Seksual Dengan Menggunakan Boneka Tangan Pada Anak Usia Dini Di TK Annasirin Jakarta Barat Tahun 2024.