HUBUNGAN STATUS IMUNISASI DAN ASI ESKLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA USIA 12 - 59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SARAGENI KABUPATEN LEBAK
Abstract
Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang diakibatkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Terdapat beberapa faktorpenyebab dari kejadian stunting diantaranya yaitu status imunisasi dan ASI Ekslusif. Untuk mengetahui hubungan antara status imunisasi dan ASI Ekslusif dengan kejadian stunting pada anak balita usia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sarageni Kabupaten Lebak Tahun 2024. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Ibu yang memiliki balita usia 12-59 bulan di DesaJayasari Wilayah Kerja Puskesmas Sarageni yaitu sebanyak 82 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian di dapatkan bahwa ada hubungan status imunisasi (p=0,003) dan ASI Ekslusif (p=0,003) dengan kejadian stunting pada anak balita usia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sarageni Kabupaten Lebak Tahun 2024. Ada hubungan antara status imunisasi dan ASI Ekslusif dengan kejadian stunting pada anak balita usia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sarageni. Diharapkan pihak Puskesmas Sarangeni dapat melakukanpenyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi dan ASI Ekslusif bagi anak, baik dengan mengumpulkan massa di posyandu atau mendatangi rumah ibu yang mempunyai bayi/balita secara langsung (door to door).