Efektivitas Kangaroo Mother Care (KMC) Berbasis Pemberdayaan Keluarga Terhadap Peningkatan Berat Badan BBLR

Authors

  • Eka Azwinda Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Abstract

Latar Belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) memiliki risiko tinggi mengalami hipotermia, infeksi, serta keterlambatan tumbuh kembang. Kangaroo Mother Care (KMC) atau Metode Kangguru merupakan intervensi non-farmakologis yang terbukti efektif menjaga kestabilitas suhu tubuh dan mempercepat kenaikan berat badan bayi. Namun, penerapan KMC di rumah sering kali terhambat akibat keterbatasan durasi pelaksanaan oleh ibu tunggal. Pemberdayaan keluarga—dengan melibatkan suami atau anggota keluarga lain sebagai pelaksana KMC bergantian—menjadi strategi krusial untuk menjaga kontinuitas intervensi setelah perawatan rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Kangaroo Mother Care (KMC) berbasis pemberdayaan keluarga terhadap peningkatan berat badan pada BBLR. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari 44 bayi BBLR yang dirawat dan dipulangkan dari ruang perawatan neonatal, dipilah secara acak ke dalam kelompok intervensi (n=22) dan kelompok kontrol (n=22). Kelompok intervensi menerapkan KMC berbasis pemberdayaan keluarga (ibu dan anggota keluarga bergantian melakukan KMC dengan total durasi  > 6 jam/hari), sedangkan kelompok kontrol menerapkan KMC standar oleh ibu saja di rumah. Penimbangan berat badan bayi dilakukan pada hari ke-1, ke-7, dan ke-14 pasca-intervensi. Analisis data menggunakan uji Independent Sample t-testdan Repeated Measures ANOVA. Hasil: Terdapat peningkatan rata-rata berat badan yang signifikan pada kedua kelompok setelah 14 hari intervensi. Namun, kelompok intervensi menunjukkan peningkatan berat badan yang lebih tinggi secara bermakna (rerata kenaikan 24,5 gram/hari) dibandingkan kelompok kontrol (rerata kenaikan 15,2 gram/hari ) dengan nilai p<0,001 . Rata-rata durasi harian pelaksanaan KMC pada kelompok pemberdayaan keluarga juga signifikan lebih panjang (8,2 jam/hari) dibandingkan kelompok kontrol (4,1jam/hari). Kesimpulan: Penerapan Kangaroo Mother Care (KMC) berbasis pemberdayaan keluarga efektif secara signifikan dalam mempercepat peningkatan berat badan bayi BBLR. Keterlibatan aktif anggota keluarga terdekat mampu meningkatkan akumulasi durasi harian KMC di rumah, sehingga direkomendasikan sebagai standar asuhan kebidanan komunitas dan pemulangan pasien BBLR.

Author Biography

Eka Azwinda, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Kebidanan

Downloads

Published

2026-04-01