PERAN KADER POSYANDU DALAM MENDUKUNG TUMBUH KEMBANG ANAK: SEBUAH KAJIAN LITERATUR
Abstract
Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang berperan penting dalam pemantauan tumbuh kembang balita di Indonesia. Kader posyandu, sebagai anggota masyarakat yang secara sukarela terlibat dalam penyelenggaraan posyandu, memegang peran strategis mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran antropometri, deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang, penyuluhan kesehatan, hingga penggerakan partisipasi masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara naratif berbagai peran kader posyandu dalam mendukung tumbuh kembang anak berdasarkan literatur ilmiah terbitan lima tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah kajian literatur (narrative review) terhadap artikel jurnal nasional yang relevan, diperoleh melalui penelusuran basis data daring dengan kata kunci “kader posyandu”, “tumbuh kembang anak”, dan “balita”. Hasil kajian menunjukkan bahwa kader posyandu berperan sebagai motivator, fasilitator, edukator, dan pelaksana teknis dalam pemantauan pertumbuhan dan deteksi dini penyimpangan perkembangan anak. Keaktifan dan kompetensi kader terbukti berhubungan dengan status gizi serta capaian tumbuh kembang balita, sementara keterbatasan pengetahuan, pelatihan, dan dukungan sistem menjadi tantangan utama yang dihadapi. Penguatan kapasitas kader melalui pelatihan berkelanjutan, pendampingan, dan dukungan lintas sektor dinilai penting untuk mengoptimalkan fungsi posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat masyarakat.