PENGARUH DUKUNGAN SUAMI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI PKM JATIBENING
Abstract
Latar Belakang: Kehamilan anak pertama (primigravida) merupakan fase transisi krusial yang sering kali memicu kecemasan pada ibu, terutama pada trimester III saat mendekati masa persalinan. Kecemasan yang tinggi berisiko memicu komplikasi persalinan. Salah satu faktor eksternal penting untuk meredakan kecemasan ini adalah dukungan dari suami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan suami terhadap tingkat kecemasan ibu primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Jatibening. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu primigravida trimester III yang melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Jatibening. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dukungan suami dan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) untuk mengukur tingkat kecemasan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square / Spearman Rank pada tingkat kepercayaan 95%.Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden menerima dukungan suami dalam kategori [baik/cukup/kurang] yaitu sebesar 13 % dan mengalami kecemasan dalam kategori [ringan/sedang/berat] sebesar 17 %. Hasil uji bivariat menunjukkan ada pengaruh/hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu primigravida trimester III . Ibu yang mendapatkan dukungan suami dengan baik cenderung mengalami tingkat kecemasan yang lebih rendah Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara dukungan suami terhadap tingkat kecemasan ibu primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Jatibening. Diharapkan Puskesmas Jatibening dapat mengoptimalkan program Keterlibatan Suami dalam Kelas Ibu Hamil untuk membantu menurunkan tingkat kecemasan ibu menjelang persalinan.